Dapur SPPG Ujung Bulu Caile 01 Bulukumba Di Duga Kebal Hukum, Korwil MBG Bungkam!
Bulukumba — Polemik terkait penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bulukumba kembali mencuat. Program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat tersebut dinilai masih belum sepenuhnya transparan dalam pelaksanaannya. 06/03/2026
Padahal, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan arahan terkait transparansi dalam penyaluran program MBG, salah satunya dengan mewajibkan pencantuman label harga pada menu makanan yang disediakan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dalam acara MBG Talks yang digelar di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Namun berdasarkan temuan di lapangan, masih terdapat dapur SPPG di Kabupaten Bulukumba yang belum menerapkan aturan tersebut. Salah satunya adalah dapur SPPG Ujung Bulu Caile 1 yang di temukan belum mencantumkan label harga pada menu makanan yang disalurkan dalam program MBG yang menandakan Korwil MBG Bulukumba belum bekerja sesuai arahan BGN.
Selain itu, muncul pula dugaan adanya praktik mark-up anggaran dalam pengadaan makanan. Tidak hanya itu, roti yang disalurkan kepada penerima manfaat juga disebut kadang di temukan tidak memiliki label halal maupun izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Menanggapi hal tersebut, Aktivis Asatu, M. Rijal, mendesak koordinator wilayah MBG Kabupaten Bulukumba untuk mengambil tindakan tegas terhadap dapur SPPG yang tidak menerapkan prinsip transparansi dalam penyediaan menu makanan program MBG.
Menurutnya, sistem pelabelan harga yang terbuka sangat penting untuk mencegah potensi penurunan kualitas bahan makanan.
“Jika terdapat upaya menurunkan kualitas bahan namun tetap mencantumkan harga tertentu, maka hal tersebut akan lebih mudah terdeteksi dengan sistem pelabelan terbuka,” ujar M. Rijal.
Ia menambahkan, dengan diberlakukannya aturan transparansi tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab serta komitmen para mitra penyedia makanan untuk menjaga mutu bahan pangan.
Sementara itu, Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Bulukumba yang dihubungi melalui pesan WhatsApp memberikan tanggapan terkait isu tersebut.
“Bungkam bagaimana yang dimaksud? Semua SPPG sudah saya perintahkan tanpa terkecuali, termasuk transparansi harga di semua satuan pelayanan. Silakan kirimkan kepada kami jika ada yang tidak sesuai di lapangan,” ujarnya.
Langkah transparansi ini juga diharapkan mampu memastikan kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjaga serta terus meningkat seiring berjalannya program MBG di daerah.






