Iklan Promosi Sulawesi

Satresnarkoba Polres Bulukumba Edukasi Pelajar SMKN 1 Bulukumba tentang Bahaya Narkoba

Adi
Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba memberikan edukasi kepada para pelajar di SMK Negeri 1 dengan membentengi generasi muda dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika

Bulukumba – Dalam rangka membentengi generasi muda dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba, Ipda Ashar, S.Sos., memberikan edukasi kepada para pelajar dalam kegiatan Leadership Bootcamp Organization yang digelar di SMK Negeri 1 Bulukumba, Jalan Teratai No. 24, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan siswa-siswi pengurus organisasi sekolah tersebut bertujuan membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas, cerdas, serta memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba.

Dalam materinya, Ipda Ashar menekankan bahwa remaja, terutama pelajar tingkat SMA dan SMK, merupakan kelompok yang rentan menjadi sasaran peredaran narkotika. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) harus ditanamkan sejak dini sebagai langkah preventif.

“Sebagai calon pemimpin masa depan melalui Leadership Bootcamp ini, adik-adik sekalian harus menjadi benteng pertama dalam menolak narkoba. Tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi teman sebaya di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal,” ujar Ipda Ashar di hadapan peserta.

Selain memberikan pemahaman tentang jenis-jenis NAPZA dan dampak buruknya terhadap kesehatan fisik maupun mental, Ipda Ashar juga menjelaskan konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pihak SMK Negeri 1 Bulukumba menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Satresnarkoba Polres Bulukumba dalam memberikan edukasi langsung kepada para siswa. Menurut pihak sekolah, kegiatan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan bahaya narkoba sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan mereka.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait cara membentengi diri dari pengaruh narkoba serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara pihak sekolah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, sekaligus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup