Perempuan 57 Tahun Ditemukan Tewas di Belakang Rumahnya di Bantaeng, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
BANTAENG — Warga Kampung Gusung, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya pada Senin (16/3/2026) sore.
Korban diketahui bernama Sari Bunga binti Nurung, 57 tahun, yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 17.30 Wita di area belakang rumahnya.
Korban Dicari Keluarga karena Tak Kunjung Pulang
Peristiwa ini bermula ketika keluarga menyadari korban belum kembali ke rumah hingga sore hari. Padahal, sebelumnya korban sempat keluar rumah untuk melakukan aktivitas rutinnya.
Menantu korban, Nuraeni binti Muh. Anwar, 44 tahun, menuturkan bahwa sekitar pukul 11.00 Wita korban keluar rumah untuk membibit rumput laut, seperti yang biasa ia lakukan.
Namun hingga sekitar pukul 15.30 Wita, korban belum juga kembali. Merasa khawatir, Nuraeni kemudian mencari korban di sekitar rumah dan meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.
Saat memeriksa area di belakang rumah, Nuraeni menemukan korban dalam kondisi tergeletak di lokasi tersebut. Ia kemudian segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Warga Temukan Parang di Sekitar Lokasi
Saksi lainnya, Muh. Yunus, 59 tahun, yang merupakan tetangga korban, mengaku melihat sebuah parang berada di sekitar lokasi ditemukannya korban.
Parang tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tidak lama setelah laporan diterima, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jenazah
Sekitar pukul 17.45 Wita, petugas piket fungsi bersama Unit Identifikasi yang dipimpin Pamapta 3 Ipda Rudini tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.
Selanjutnya pada pukul 19.10 Wita, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng menggunakan mobil ambulans bernomor polisi DD 9022 F.
Evakuasi dilakukan untuk pemeriksaan medis sebelum jenazah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Dokter jaga rumah sakit tersebut, dr. Arli Harfiani, menjelaskan bahwa pada tubuh korban ditemukan satu luka pada bagian leher.
Keterangan Keluarga dan Kondisi Korban
Anak korban, M. Daniel, menyampaikan bahwa ibunya memiliki riwayat penyakit linglung.
Menurutnya, korban juga memiliki kebiasaan keluar rumah sekitar pukul 10.00 Wita untuk membibit rumput laut, dan biasanya kembali ke rumah setelah waktu salat Zuhur.
Sementara itu, tetangga korban, Muh. Yunus, kembali menegaskan bahwa sebuah parang terlihat berada di sekitar lokasi ketika korban ditemukan.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, peristiwa tersebut masih dalam penanganan aparat berwenang.
Pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi terkait penyebab pasti kematian korban. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi dan faktor yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Konteks Penanganan Kasus Kematian oleh Aparat
Dalam penanganan kasus kematian yang belum diketahui penyebabnya, aparat biasanya melakukan serangkaian proses penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara hingga pemeriksaan medis terhadap korban.
Sejumlah media internasional seperti Reuters dan BBC News menjelaskan bahwa investigasi awal pada kasus kematian misterius umumnya melibatkan identifikasi barang bukti di lokasi, keterangan saksi, serta pemeriksaan medis guna menentukan penyebab kematian secara akurat.
Langkah tersebut juga menjadi prosedur standar dalam proses penyelidikan sebelum aparat memberikan kesimpulan resmi kepada publik.
Peristiwa ini meninggalkan duka bagi keluarga korban serta menjadi perhatian warga sekitar. Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan aparat untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian perempuan tersebut.
Pihak berwenang diharapkan dapat segera memberikan penjelasan resmi setelah proses penyelidikan selesai dilakukan.







