Iklan Promosi Sulawesi

Pemerintah Desa Sapanang Laksanakan Vaksinasi Ternak untuk Cegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Adi
Kegiatan vaksinasi ternak dalam rangka pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) oleh Pemerintahan Desa Sapanang

Bulukumba – Pemerintah Desa Sapanang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, melaksanakan kegiatan vaksinasi ternak dalam rangka pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagaimana tertuang dalam surat imbauan Pemerintah Desa Sapanang Nomor 0195/DSP/VI/2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan ternak milik masyarakat.

Vaksinasi dilaksanakan secara bertahap di beberapa wilayah desa, meliputi Dusun Rallaya dan Sapaya, Dusun Danggarehang dan Patihi, serta Dusun Batuasang dan Sapanang. Masyarakat terlihat antusias membawa ternak mereka ke lokasi yang telah ditentukan guna mendapatkan pelayanan vaksinasi dari petugas.

Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan sekaligus penyuntikan vaksin kepada ternak yang terdiri dari sapi dan kuda. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran PMK yang dapat berdampak pada produktivitas ternak serta perekonomian para peternak.

Kepala Desa Sapanang, Ilham Jaya, mengimbau seluruh masyarakat agar mendukung program vaksinasi dengan menghadirkan ternaknya sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, kesehatan ternak merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor peternakan.

Selain vaksinasi, petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, memperhatikan kondisi kesehatan ternak, serta segera melaporkan apabila ditemukan gejala penyakit yang mengarah pada PMK.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Sapanang berharap seluruh ternak di wilayah desa dapat terlindungi dari ancaman PMK sehingga produktivitas peternakan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup